Translate

AKHIR YANG MENYAKITKAN

Waktu itu hujan rintik-rintik,, sebut saja Sa... dia kirim pesan ke aku dan minta untuk antar dia pulang, pulang ke rumahnya di jasinga bogor. Pas setelah subuh itu, aku terima pesan darinya, karena aku sedang santai dan tidak ada kegiatan apapun, aku bersedia antar dia pulang ke rumahnya.
Kupacu sepeda motorku menuju tempat dia menunggu aku untuk berangkat , dia telah siap menunggu di samping pom, aku tiba di sana sekitar jam 5.45 pagi. Karena kondisi tangki motorku agak kurang berisi, sebelumnya aku isi terlebih dulu 50rb.
Kampiun meluncur ke tempat rumahnya dia di jasinga, ya seperti biasa dia masih seperti sama tukang ojek,, duduk jauh banget, bukan apa-apa Cuma bawa motor kurang nyaman karena di ujung duduknya. Tak menjadi masalah karena niatku ingin antar dia pulang ke rumahnya,, ya sekalian main ke rumah dia juga.
Perjalanan kami berdua lancar,, tau nggak kenapa? Wah ternyata jalanan ke tempat dia benar-benar rusak parah bin payah,, rusak seperti sungai hampir kering.. itu tidak Cuma sekali saja rusaknya, ya tapi berkali-kali rusak, terkadang normal, kadang rusak payah.
Semua berjalan lancar walau motor sangat-sangat payah kotor,, itu tidak menurunkan nyali ku untuk main ke rumahnya. Jalanan melewati jalanan yang begitu rusak dan sepi sekali,, karena seperti hutan gunung.
Sampai di rumahnya sekitar jam 8.30 pagi,, aku di sambut ibunya santi dengan senang hati,, kami saling ngobrol. Dan ibunya bertanya puasa gak, aku jawab puasa bu,, ya jadi sekedar ngobrol. Walau agak malu tapi yang penting sopan.
Belum lama kami sampai,, eh si santi minta jalan-jalan sama ponakan yang masih imut-imut itu, oke kampiun keliling kota jasinga bareng sama ponakan,, dengan canda tawa riang. . wah tak terasa sangat jauh dan aku mulai lelah setelah sampai di pasar sekitar 35km dari rumah santi tadi.
Saat mau masuk pasar,, mbaknya santi bilang “tuh masnya ngantuk san,, capek dia baru nyampe langsung main,, belum istirahat tadi”. Santipun bilang ke aku “ capek ya? Ya ayuk pulang,,” dengan mungkin agak kecewa karena gak jadi kepasar,, sementara ponakan sama mbaknya. Kami pulang lagi menuju rumah santi lagi.
Sampai dirumah,, aku istirahat dan tertidur karena benar benar capek,, sekitar jam 1-4 siang aku istirahat.
Setelah itu aku sholat ashar dan nyantai sejenak,, santi ajak aku buat jalan-jalan sama ponakan lagi,, tapi kali ini aku sudah segar dan semangat. Oke kami menuju danau sambil ngabuburit dengan ponakan sampai menjelang sore magrib.
Hampir buka puasa kami pulang,, sampai dirumah wah ibunya santi sudah repot-repot siapin buat aku buka puasa. Kami buka puasa..
Setelah semua selasai ,, sholat magrib .. dan setelah itu kami pulang ke Tangerang. Aku pamit dengan semua orang yang ada disitu terutama ibu n bapaknya santi.
Yah kami pulang menuju Tangerang,, tapi di sini santi agak beda,, dia jadi agak diem terus,, beda dengan waktu berangkat. Tapi gak masalah buat aku.
Sampai sekarang aku tak ada kabar dari dia sejak aku main dirumah dia, sms gak pernah dijawab,, sampai aku isi pulsa  juga tak di jawab. Aku pun telepon dia,, eh malah jawaban dia sinis banget. Ya sudah aku Cuma bisa jor klowor.. alias bdo amt. Sampai sekarang tak ada komunikasi dengannya,, entah aku salah apa,,